Penelitian tindakan kelas sering disingkat dengan PTK atau Classroom Action Research,masih merupakan hal yang baru dalam pilihan - pilihan epistemologis para peneliti, baik yang dilakukan untuk keperluan menulis skripsi atautesis, maupun para guru atau dosen untuk kebutuhan peningkatan keterampilan mengajarnya.
Buku ini disusun agar para pembaca ( guru, calon guru, praktisi pendidikan ) memiliki wawasan luas tentang model-model pembelajaran. buku ini juga ditujukan agar dapat digunakan bagi semua pihak yang berkeinginan untuk meningkatkan mutu pembelajaran, sehinggah tujuan pendidikan nasional dapat tercapai.
Pendidikan karakter memiliki makna lebih tinggi dari pendidikan moral, karena pendidikan karakter tidak hanya berkaitan dengan masalah benar dan salah, tetapi bagaimana menanamkan kebiasaan ( habituation ) tentang hal-hal yang baik dalam kehidupan.
Bagi seseorang yang akan melaksanakan konseling perlu mempelajari teorikonseling agar terhindari dari praktek konseling yang pragmatik dan dogmatik.
Buku ini berisi teori dan penerapan pembelajaran. pada bagianawal buku ini memberikan pengetahuan tentang pembelajaran yang meliputi teori pembelajaran , model pembelajaran, contextual teaching learning dan pengetahuan tentang PAIKEM.
Dalam implementasinya, kementrian Pendidikan dan kebudayaan,menetapkan tiga pendekatan, penguatan pendidikan karakter, yaitu pendidikan karakter berbasis kelas, budaya sekolah, dan masyarakat ( keluarga ) atau komunitas.
Mengembangkan lembaga pendidikan agar memiliki kultur moral yang ramah bagi pengembangan pendidikan individu mengandaikan bahwa halpertama yang perlu dikelolah adalah manusianya. Memiliki teori dan pemahaman yang baik tentang proses terbentuknya sebuah budaya tidaklah mencukupi.
Buku Pendidikan Karakter Berbasis Kelas merupakan salah satu referensi yang bisa dipergunakan oleh pendidik dan para pemamngku kepentingan pendidikan lain, seperti orang tua, calon gurur, dan pengelolah pendidikan karakter ( PPK ).
Buku ini kami awali dengan kajian untuk memahami pendidikan karakter yang mengkaji secara khusus mengapa pendidikan karakter perlu untuk membangun dan mengeluarkan bangsa ini dari krisis karakter, tujuan pendidikan karakter, berbagai karakter yang perlu bagi bangsa Indonesia saat ini.
Perkembangan sikap dan perilaku yang berkaitan erat dengan dimensi-dimensi tersebut perlu dipahami secara dini agar dapat dipersiapkan berbagai upaya yang memfasilitasinya atau iklim lingkungan belajar yang sehat dan kondusif.