Buku ini merupakan bunga rampai. karena isinya lebih mengarah ke praksis pendidikan di sekolah, maka judul pembelajaran menjadi relevan meskipun ikatan tematisnya selonggar buku pertama
Buku ini membahas tentang: konsep dasar manajemen kelas; aspek dan proses manajemen kelas; pendekatan manajemen kelas; prosedur dan rancangan manajemen kelas; pengaturan kondisi dann penciptaan iklim belajar; mengelola pembelajaraan kooperatif; fungsi guru dalam kelas; kelas efektif; tata usaha kelas; moving class; motivasi belajar siswa; pembinaan disiplin kelas; dan penilaian berbasis kelas.
buku ini hendak menyoroti tiga variabel masalah pokok yang terkait dengan masalah mutu/ kualitas pendidikan dan praksis pendidikan di indonesia. yakni praksis dan sistem pendidikan , pengajaran, manajemen pendidikan dan kebijakan pemerintah tentang sistem pendidikan nasional.
Di dalam proses belajardan mengajar itu manusia tidak membatasi ruang maupun lingkup waktu, di manapun manuia hidup ia akan mengejar pengetahuan, mencari pengalaman, dan mengembangkan ide-ide nya sesuai dengan situasi dan kondisi setempat serta kemampuan perorangan maupun masyarakat yang bersangkutan.
Pilihan penulis jatuh pada buku ini adalah karena dua alasan. Pertama, kendati tidak persis sama, aspek-aspek dasar kompetensi konsultasi juga dikembangkan dalam kelompok mata kuliah konseling. Kedua, dari pengamatan di dalam maupun diluar kelas, penulis menjadi yakin bahwa mahasiswa perlu dibantu menguasai aneka prinsip dan strategi dalam merencanakan dan menyelenggarakan program psikoedukasi …
Pendidikan dalam pengertiannya yang paling luas, memainkan peran yang makin besar untuk mewujudkan perubahan mendasar dalam cara kita hidup dan bertindak. Pendidikan adalah kekuatan masa depan karena merupakan alat perubahan yang sangat ampuh. Salah satu masalah terbesar yang kita hadapi adalah bagaimana menyesuaikan cara berpikir kita untuk menghadapi tantangan dunia yang semakin kompleks, cep…
Buku ini mengajak kita untuk terlibat secara aktif bagimana mengevaluasi perjalanan menghidupi budaya nilai dengan menemukan kisah-kisah sukses yang berhasil, sehingga menjadi sebuah sumber inspirasi bagi semua orang
Dari 34 karangan, kutipan singkat, yang menjadikan 2 jilid ada 60% yang menyoroti keadaan pedesaan kita, sebelihnya ada yang mengenai kehidupan kota. lima bab pertama berturut-turut memperkenalkan konsepsi nilai sosial budaya(pola kebudayaan) apa yang dijadikan pedoman bertindak oleh masyarakat, proses nilai-nilai itu serta saluran.