Sudah jarang tentunya dalam kitab kitab ini terpeliharalah bahan dari tradisi jang sangat kuno bahkan dari jaman musa sendiri.
Buku ini dimaksudkan terutama sebagai panduan, khusus untuk mempelajari pentateukh.
Kegiatan orang-orang beriman untuk acara kritis melihat arah hidup dalam terang Tuhan yang tidak bisa tidak harus berdialog dengan kitab suci.
Kitab ini dimulai dari kitab kejadian sampai kitab wahyu. Kitab ini mengambarkan pewartaan dalam jemaat dan lingkungan sekitarnya. Surat ini bersusaha menjelaskan tentang kerajaan Allah yang mnampak dalam seluru kejayaanya
Buku ini adalah buku tentang Pentateukh yang merupakan lima kitab pertama dari Alkitab kita. kendati minat umat beriman terhadap Alkitab semakin hari semakin meningkat, rasanya keakraban mereka lebih terbatas pada tulisan Perjanjian Baru, khususnya keempat Injil.
Buku ini hendaknya dipandang sebagai uraian lanjutan tentang kitab-kitab Perjanjian Lama dan sekaligus sebagai pelengkap buku Kejadian yang terbit pada awal tahun 1977.
Buku ini ditulis terutama bagi para calon Imam, rohaniwan, biarawan dan biarawati muda, yang mecari dasar hidup hiduo dan karya mereka di dalam Injil.
Tumbuhnya kelompok-kelompok pendalaman kitab suci, yaitu karena pendekatan sosial masyarakat atau umat beriman yang menhgayatinilai-nilai iman Kristiani. sehingga membantu juga akan pertumbuhan iman dan kelompok rohani.
Tuhan Yesus dalam segala kemuliaannya menyatakan dirinya kepada rasul yohanes yang menulis penglihatan itu di pasal satu. namun kita sebagai pembaca mudah bingung membaca penglihatan itu. bagaimanakan haruslah kita menghadapinya
Waktu akhir-akhir ini semakin terasa banyaknya minat untuk lebih mengenal kitab-kitab perjanjian baru. Tumbuhnya kelompok=kelompok pendalaman kitab suci.