buku sederhana ini menampilkan penjelasan mengenai hukum Gereja seputar perkawinan. norma-norma seputar perkawinan gereja katolik dicoba dijelaskan lewat contoh-contoh pengelaman nyata
Buku ini bermanfaat bagi mereka yang terlibat dalam pelayanan gerejawi yang berkaitan dengan perkawinan, terutamanya Pastor Paroki dan katekis.
Pandangan baru tentang gereja umat allah berarti bahwa geeja ditempatkan dalam sejarah keselamatan yang dimulai dari sejarah bangsa israel tetapi dalam perjanjian baru dijelaskan bahwa gereja purba tidak memandang diri sebagai lanjutan saja dari bangsa dan agama yahudi
Ahli hukum tidak harus dan tidak boleh mengurus semua soal perkawinan. Ahli hukum Gereja mamu memastikan permulaan perkawinan.
buku ini mau menjelaskan hakikat dasar dari komunitas basis Gereja (KBG)
Buku ini dibuka dengan ajaran Gereja tentang pengertian Perkawinan Katolik. Pada bagian itu, disampaikan beberapa hal seputar: hakekat perkawinan, sifat perkawinan, tujuan perkawinan, dan faktor-faktor yang menentukan sah dan tidaknya sebuah perkawinan.
Buku ini menyemangati studi yang giat dari para pengemban katekese dan menjadi penolong untuk menemukan cara pelayanan sabda yang mengena pada kebutuhan umat di lingkungan hidup konkret mereka masing-masing
Perubahan dan perkembangan pandangan mengenai gereja mempengaruhi dan menentukan hidup dan kegiatan gereja. termasuk kegiatan katekis. setiap kegiatan gereja terkandung gambaran gereja tertentu yang hendak dibangun.
Dalam buku ini, beberapa hal disesuaikan dengan tuntutan dan perkembangan Gereja, khususnya Gereja Keuskupan Semarang.
semoga dengan buku ini kita menyelami pengelaman-pengelaman paulus, kita berharap dapat memberi makna dan arti kepada pengelaman-pengelaman kita