Buku ini merupakan sebuah cerita tentang ziarah rohani manusia untuk hidup sebagai seorang kudus dimana hidup dan perjuangannya hanya untuk Yesus dan selamanya untuk Yesus.
Maria Bunda Bermasyarakat adalah upaya baru meraih skema praksis berteologi Maria secara baru yang mengedepankan skema-skema ad extra hidup devosional umat Katolik Indonesia.
buku ini menawarkan new normal batiniah dari sudut pandang hubungan santa maria dan Santo Yusuf dengan ekaristi yang menjadi puncak hidup orang beriman
buku ini mengungkapkan pengalaman para murid yesus setelah kebangkitannya. mereka masih tetap merasa disertai oleh sang guru meskipun ia tidak lagi berada fi tengah- tengah mereka dalam cara seperti dahulu. kisah- kisah injil ini disampaikan kepada generasi generasi selanjutnya.
Komisi PSE-KWI merumuskan tema hps( Hari pangan sedunia) tahun2014 pangan sehat keluarga. peringatan selalu jatuh pada tanggal 16 oktober.
buku ini berisikan 1034 buah komentar singkat mengenai maing--masing bacaan misa kudus
Dimana dua atau tiga orang berkumpul dalam namaku disitu aku berada di tengah tengah mereka . pesan injil ini mendorong umat beriman kristiani untuk berkumpul dan berdoa atau beribadat bersama. dewasa ini hal tersebut dilaksanakan secara teratur pada tingkat komunitas basis gerejawi
Buku ini dapat membantu memahami panggilan dan pelayanan iman bagi yang bukan imam atau yang tidak ingin menjadi imam. bagi para imam buku ini dimaksud sebagai dukungan untuk terus berkembang sebagai imam yang setia, bahagia, dan cerdas.
uku yang berjudul "Dari Hawa sampai Miryam" ini merupakan buah dari rasa ingin tahu saya akan sejumlah tokoh perempuan dalam Alkitab. Rasa ingin tahu itu lantas memaksa saya untuk membolak-balik Alkitab dan mencari berbagai sumber referensi seputar tokoh perempuan yang sedang saya pelajari. Mungkin terasa aneh atau mungkin juga sesuatu yang normal saja, bahwa penulis buku ini adalah seorang lak…
Tafsir Eklesiologis menyimpulkan bahwa perempuan itu Gereja. Teks sendiri pun tidak menyebut nama Maria. Kesimpulan bahwa perempuan itu Maria yang hanya dibenarkan dalam tafsir Mariologis.