Sekarang kita memasuki era milenium baru dan merayakan tahun yubelium agung. perayaan ini tampaknya bersifat dilematis. di satu pihak kita merayakn milenium ketiga ini dengan perasaan syukur yang tak putus putusnya atas penyertaan sang sabda yang menjelma menjadi sesama kita sejak lahirnya di kota betlehem
Pemerdekaan merupakan keprihatinan kristus dan GerejanNya. keprihatinan ini oleh gereja dicoba diuraikan secara rinci dalam teori dan praktik teologi. bukankah tidak ada teologi yang tidak memerdekakan. atau dengan kata lain bukankah pemerdekaan pada akhirnya menentukan keabsahan setiap teologi.
Pokok-pokok pikiran utama dalam buku ini adalah bahwa gereja adalah jemaat dan gereja nampak dalm hidup sekelompok orang beriman yang hidup bersekutu sebagai saudara menjawab tantangan hidup ini
sebagai suatu dilog dengan masyarakat pinggiran tulisan-tuisan ini ada yang lembut dan ada yang keras ada yang emgandung tawa dan ada pula mengubah pembaca menjadi air mata
Buku ini menawarkan analisis dan kritik komperenshif berkaitan dengan perkembangan ajaran sosial katolik modern dari perspektif teologi, etika, dan sejarah gereja. buku ini mempelajari metoddologi penghargaan yang besar atas banyak kekuatan ajaran sosial tersebut.
Bekerja sebagai karunia adalah suatu pencapaian dengan tulus dan iklas yang tentunya memiliki etos kerja yang baik dan sangat telaten dibidangnya. oleh karena itu pekerjaan ysang dikerjakan tentu memiliki kesabaran dan ketabahan dari dalam diri sertiap manusia.
Keberadaan Gereja adalah keberadaan komunikasi manusia dengan Allah. maka Gereja tidak menmpunyai makna kalau tidak menjamin terjadinya komunikasi antara manusia dengan Allah dan manusia dengan manusia.
Bagi orang kristen, geeja dan masyarakat bukanlah dua wilayah terpisah tanpa sangkut paut sama sekali. keduanya merupakan dua dimensi dari satu realitas kehidupan kristiani. semakin disadari bahwa iman, harapan dan kasih adalah konkret. kontekstual dan berdimensi luas menyentuh sendi- sendi kehidupan masyarakat.
Dizaman modern ini orang kerap kali berbicara mengenai teknik dan ilmu pengetahuan yang berguna bagi pengembangan hidup manusia
buku ini mencoba mengangkat pokok-pokok teologis yang dikesampingkan (atau tersebar) dalam buku sebelumnya