sebagai suatu dilog dengan masyarakat pinggiran tulisan-tuisan ini ada yang lembut dan ada yang keras ada yang emgandung tawa dan ada pula mengubah pembaca menjadi air mata
Buku ini menawarkan analisis dan kritik komperenshif berkaitan dengan perkembangan ajaran sosial katolik modern dari perspektif teologi, etika, dan sejarah gereja. buku ini mempelajari metoddologi penghargaan yang besar atas banyak kekuatan ajaran sosial tersebut.
Keberadaan Gereja adalah keberadaan komunikasi manusia dengan Allah. maka Gereja tidak menmpunyai makna kalau tidak menjamin terjadinya komunikasi antara manusia dengan Allah dan manusia dengan manusia.
Bagi orang kristen, geeja dan masyarakat bukanlah dua wilayah terpisah tanpa sangkut paut sama sekali. keduanya merupakan dua dimensi dari satu realitas kehidupan kristiani. semakin disadari bahwa iman, harapan dan kasih adalah konkret. kontekstual dan berdimensi luas menyentuh sendi- sendi kehidupan masyarakat.
buku ini mencoba mengangkat pokok-pokok teologis yang dikesampingkan (atau tersebar) dalam buku sebelumnya
Pereselisihan yang dipicu oleh masalah agama, kini mengancam kehidupan berbangsa kita. Sejarah kemanusiaan hancur setelah kobaran kebencian membakar perasaan masing-masing pemeluk agama.
Solidaritas menguraikan pokok-pokok ajaran sosial gereja menanggapi masalah- masalah sosial kemasyarakatan . ajaran itu bukan melulu teori melainkan bertujuan praktis membina solidaritas. gereja bukan sekedar meneriakkan apa yang baik dan layak dikerjakan tidak hanya mengajak melihat kenyataan sosial yang menyedihkan
Buku ini tidak hanya menghantar kita masuk dalam dokumen Ajaran Sosiala Gereja dan memapukan kita untuk membedahnya secara tepat dan kritis
Memasuki Indonesia baru di ambang milenium ketiga kali, kita diajak untuk meningkatkan sikap dialog, menghormati dan menghargai keyakinan agama dan kepercayaan lain. saatnya dibangun kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara, secara lebih baik berdasarkan nilai- nilai moral dan religius.
paroki adalah milik gereja. seluruh gereja. gereja harus berusaha , dalam suatu tempat khusus menjadi tubuh Kristus